|
| |
| Cokelat: Antara Mars dan Venus | | Cokelat Dimanapun dan Kapanpun
Bahwa wanita sangat mencintai cokelat, sudah bukan rahasia lagi. Namun alasan mengapa wanita begitu menyukai cokelat masih menjadi rahasia besar yang belum dipahami oleh sebagian besar pria. Bagi seorang Djenar Maesa Ayu, mengkonsumsi cokelat dilakukan setiap hari karena rasanya yang manis, namun manisnya tidak seperti permen yang terlalu manis. Rasa pahit yang dimiliki cokelat, terutama dark chocolate memberikan sensasi tersendiri. Meskipun ia mengaku tidak bermasalah dengan mood, namun diakui cokelat mampu memperbaiki mood-nya dan membuatnya merasa nyaman.
Sedangkan beberapa orang merasa sangat penting menyimpan cokelat dikantor maupun di dalam tas, karena kita tidak tahu kapan akan membutuhkan cokelat untuk menemani suasana hati sedang turun. Mood yang tidak bagus bisa muncul tiba-tiba, bisa karena atasan yang tiba-tiba marah tanpa alasan atau menemui pengemudi yang ugal-ugalan di jalan. Kalaupun harus menyetok cokelat itupun harus cokelat yang special karena efek yang ditimbulkan juga beda.Bahkan ketika saad mood sedang jelek, kehadiran sepotong cake cokelat mampu mengatasi mood yang sedang down dalam waktu 15 menit saja. Terbukti ampuh mengatasi mood yang bermasalah.
Berdasarkan pengamatan, mereka yang mengkonsumsi cokelat lebih mudah tersenyum dibandingkan mereka yang gemar meminum teh dan mengkonsumsi yoghurt. Selain itu kandungan serotonin dalam cokelat mampu membuat mood lebih baik tidak hanya untuk kaum wanita tetapi juga untuk kaum pria. Bahkan ada suatu contoh kasus, seorang anak metalhead pun bisa gemar dan tidak perduli dengan lingkungan sekitar saat memakan cokelat.
Cokelat juga tidak akan keberatan jika wanita menangis di depannya. Wanita merasa perlu untuk menangis, karena mereka perlu untuk menyalurkan perasaannya. Menangis membuat mereka merasa lega. Sebaliknya, pria seringkali merasa terganggu jika pasangannya menangis ketika mereka menghadapi suatu masalah. Karena bagi para pria, menangis tidak menyelesaikan masalah. Cokelat bisa didapatkan dimanapun, setiap waktu, dan setiap saat mungkin merupakan jawaban mengapa wanita mengkonsumsi cokelat. Jika dengan manusia pasti ada benturan waktu dan juga mood, tidak semua orang mau kita ajak bicara atau sesuai untuk jadi good listener. Terkadang kita hanya membutuhkan orang yang mau mendengarkan bukan menasehati dan menggurui kita dengan saran yang tidak kita perlukan. Seringkali saran yang diberikan tanpa diminta justru akan membuat kita kesal. Oleh karena itulah dirasakan cokelat akan lebih efektif.
Selain itu, tindakan menguyah cokelat juga suatu proses untuk melupakan masalah kita, selain kandungan cokelat yang menenangkan. Meskipun cokelat merupakan benda mati tapi dapat memberikan interaksi kepada kita melalui mood yang ditimbulkan. Fakta yang menarik, cokelat merupakan suatu obyek yang mampu memberikan efek reaksi balik layaknya manusia dan sebagai benda cokelat tidak mati karena ada rasa yang dibangkitkannya.
Cokelat cenderung membuat kita lebih happy sedangkan pria belum tentu, karena sudah kandungannya, rasanya dan tersedia saat kita perlu. Jadi kita akan selalu mendapatkan rasa yang kita mau dan pasti akan kembali ke sana (ke sana itu dimana?), sedangkan lelaki adalah makhluk hidup yang punya juga punya perasaan dan harus menunggu waktu yang tepat sehingga banyak pertimbangan. Sedangkan cokelat, tanpa kompromi.
Menurut penelitian ilmiah selain rasanya yang menggoda dan teksturnya yang lembut, biji cokelat mengandung endhorphin yang mampu mempengaruhi perasaan/mood sehingga menjadi lebih santai atau tenang. Karenanya para wanita - yang notabene cenderung lebih emosional dibanding pria - sangat suka mengonsumsi cokelat.
Selain itu, Cokelat biasanya dikonsumsi oleh para wanita pada saat menstruasi. Ini karena mereka menganggap cokelat mampu mengatasi segala permasalahan yang mereka hadapi disaat menstruasi. Perilaku tersebut didukung oleh beberapa temuan yang menyatakan bahwa 40% wanita menginginkan cokelat untuk membantu menghadapi masa menstruasi mereka. Dengan alasan cokelat membuat mereka merasa nyaman. Sedangkan hasil penelitian dari European Society for Sexual Medicine - London menunjukkan: bahwa wanita yang mengonsumsi cokelat secara rutin setiap harinya memiliki mood yang lebih baik.
AXE Research Lab:
Didukung oleh fakta-fakta diatas dan mungkin masih banyak lagi komentar wanita terhadap cokelat yang tidak [atau belum] dapat 100% dipenuhi pria, memberikan hasil bahwa sebanyak 78.2% dari 3571 wanita di 13 negara menyatakan senang memanjakan dirinya dengan cokelat sebagai `hadiah pribadi`. Setidaknya dengan memiliki cokelat dalam genggaman, wanita `terbebas` dari kebutuhan mereka akan kehadiran mereka.
Sejumlah 42,1% menyatakan tidak berhenti memakan cokelat sebelum habis, karena cokelat terbukti membuat mood mereka mejadi lebih baik yang dinyatakan oleh 76.5% wanita. Dan bagi sebanyak 80.1% wanita cokelat merupakan `alat` jitu untuk menyenangkan diri sendiri.
Cokelat Menyatukan Mars dan Venus
Lebih jauh lagi, cokelat masih dipandang sebagai gimmick yang paling mudah serta ice breaker yang mampu membuka jalan bagi hubungan pria dan wanita untuk masuk ke tahap berikutnya. Menurut Djenar, ketika ada seseorang memberikan cokelat artinya berbeda jika dibandingkan dengan membelikan sebuah pulpen. Jika yang diberikan cokelat, pasti ada hubungannya dengan perasaan. Secara roman, hal ini juga berkaitan dengan intimasi.
Bagi sebagian wanita kemasan cukup menentukan sedangkan bagi sebagian lainnya, jenis atau rasa cokelat yang diberikan juga menjadi pertimbangan untuk menerima hadiah tersebut atau tidak. Kalau teman atau seseorang yang kita kenal memberikan kita cokelat, pasti kita bertanya apakah ada sesuatu di balik ini? Sedangkan untuk pacar, selain barang-barang yang ia butuhkan, cokelat juga hal yang menarik sebagai hadiah.
Sudah menjadi budaya pop yang mengakar di beberapa negara, bahkan di seluruh dunia, bahwa memberikan hadiah cokelat kepada pasangannya merupakan suatu bentuk ungkapan kasih sayang. Di Jepang misalnya, memberikan cokelat pada pasangan menjadi keharusan bagi pria Jepang, sedangkan pada hari Valentine giliran perempuan Jepang yang harus memberikan cokelat pada pria idamannya.
Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa cokelat juga dapat berperan sebagai aprodisiak, zat yang mampu meningkatkan rasa bahagia dan meningkatkan gairah. Karena itu cokelat akan sangat membantu dalam suatu hubungan dan seringkali dikonsumsi bersama-sama saat sedang berduaan dengan pasangan. Hal tersebut dibuktikan oleh sebuah penelitian di University of Milan, bahwa sebanyak 163 wanita yang mengkonsumsi cokelat mengalami peningkatan kehidupan seksual dan juga pengaruh psikologi yang positif. Cokelat juga terbukti mengandung Phenylethylamine, hormon yang diproduksi otak ketika seseorang sedang jatuh cinta!
Jika cokelat begitu menggairahkan bagi wanita dalam mejalani hubungan dengan pria. Apa kata para wanita tentang cokelat, jika diperbandingkan dengan hubungan mereka dengan pria? Wanita menyatakan:
Cokelat cenderung membuat hubungan menjadi lebih baik, sedangkan pria...
Bukan mediskreditkan pria, tetapi bagi para perempuan dalam suatu hubungan seringkali melalui perkataan dan tindakannya, pria dengan sengaja atau tidak justru memperburuk situasi. Naluri pria yang selalu ingin menjadi Mr. Fix Maker membuat mereka berkeinginan untuk menenangkan pasangannya dengan nasehat atau solusi logis yang kadang tidak diperlukan oleh perempuan. Sedangkan cokelat, lebih memahami perempuan dengan berdiam diri dan menenangkan.
Cokelat tidak gentar dengan kata komitmen, tapi kalau laki-laki...
Pada akhirnya dalam suatu hubungan wanita menginginkan sebuah komitmen. Bagi kebanyakan pria, kata komitmen sering diartikan sebagai `hilangnya kebebasan”` Sedangkan cokelat tidak memikirkan itu...
Dengan cokelat ukuran bukan masalah!!
Ehm... boleh saja bilang Size doesn’t matter tetapi bukankah Big is beautiful? Masalah ukuran selalu menjadi perdebatan panjang antara laki-laki dan perempuan, karena wujud fisik setidaknya dapat membangun sugesti tentang rasa. Rasa senang atau sebaliknya, rasa takut. Hal yang tentu saja tidak berlaku bagi cokelat. Para pria seringkali berkilah, bahwa teknik lebih penting dari ukuran. Tidak mempersalahkan pernyataan tersebut, tetapi seberapa banyak pria yang mempunyai teknik yang bagus? Cokelat seberapapun ukurannya, tanpa perlu teknik yang ribet, memberikan kemikmatan yang sama!
Aroma cokelat tidak pernah membuat para wanita pusing, Kalau laki-laki…
Suatu hal kecil yang berpengaruh besar dalam suatu hubungan. Karena dari segala fakta, aroma atau bau badan bisa jadi merupakan kunci awal dari ketertarikan wanita terhadap pria. Laki-laki memang akan lebih mudah menghasilkan aroma tuduh yang kurang menyenangkan dalam konsidi-kondisi tertentu. Sedangkan aroma cokelat tidak pernah mendapatkan ‘penolakan’ dari wanita.
AXE Research Lab:
Memperkuat temuan-temuan tersebut di atas, dari penelitiannya AXE Research Lab menemukan ternyata 41.8% dari 3571 wanita di 13 negara memilih menikmati cokelat dibandingkan dengan melakukan hubungan sex. Dan 61.9 % dari mereka juga menyatakan bahwa cokelat adalah hal yang tidak mungkin dapat ditolak.
Sejumlah 65.6% wanita menganggap cokelat sebagai aprodisiak bagi mereka.
Jika Cokelat Bisa, Kenapa Pria Tidak?
Jika cokelat bisa begitu `digilai` oleh para wanita, tentu seharusnya pria pun juga bisa. Yang perlu dilakukan oleh para pria adalah belajar dari cokelat. Karena wanita mengharapkan pria mampu memilki sifat-sifat seperti cokelat yang lembut, memberikan rasa nyaman, memahami wanita, serta memiliki aroma yang disukai wanita!
AXE Research Lab:
67.4% dari 3571 wanita di 13 negara tersebut bahkan tidak bersedia berbagi cokelat dengan wanita lain, bahkan menyembunyikannya. Karena bagi mereka cokelat merupakan godaan yang tak mungkin dilewatkan (80.9%). Dan pada kenyataannya 69.1% menyatakan bahwa cokelat `irresistible`.
Dengan segala karakter dan kelebihan yang dimiliki oleh cokelat, 73.1% dari 3571 wanita di 13 negara juga berpendapat bahwa cokelat mampu memuaskan hasrat mereka dan berharap pria juga mampu menjadi `cokelat` bagi mereka!
| | | [ kembali ] | | |
|
|
|
|
 |
Adalah cokelat butir compound yang memilki rasa cokelat yang tinggi, warna coklat kemerahan,dibuat khusus untuk keperluan bakery dan confectionery.

|
| |
 |
| |
 |
Buletin yang dikeluarkan oleh Marketing communications Division PT. Gandum Mas kencana ini untuk memberikan inspirasi kepada para baker untuk lebih inspiratif.

|
| |
|